Generasi Muda Tegal wangi Bersatu! Kajian Selasa Malam Digencarkan Lawan Bahaya Narkoba

22

Cilegon,- Medianews.co.id- Dalam upaya memperkuat benteng moral masyarakat, khususnya generasi muda, Ganas Annar Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Grogol bersama komunitas Kompak terus konsisten menggencarkan Kajian Rutin Selasa Malam (KRSM). Kegiatan ini menjadi strategi preventif melawan bahaya narkoba melalui pendekatan kerohanian Islam yang menyentuh hati, Acara Berlangsung Bertempat di Mesjid Al Muhajirin Pada Selasa 08 Juli 2025.

Kegiatan KRSM yang digelar setiap pekan ini bukan sekadar forum keagamaan biasa. Ia menjelma sebagai ruang edukatif, reflektif, sekaligus ajang silaturahmi antara masyarakat, ulama, dan berbagai elemen sosial. Gagasannya sederhana, namun memiliki dampak besar: mengajak masyarakat, khususnya pemuda, untuk menjauhi narkoba dengan memperkuat nilai-nilai spiritual Islam.

Moral dan Akidah Jadi Benteng Utama. Ketua pelaksana KRSM, Marwan, menegaskan bahwa gerakan ini dilandasi oleh semangat menjaga akhlak dan masa depan bangsa. “Penyalahgunaan narkoba bukan hanya masalah kriminalitas, tapi persoalan moral dan akidah. Pendekatan spiritual jauh lebih menyentuh dan menyadarkan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa KRSM merupakan bentuk ikhtiar kolektif untuk memperkuat kesadaran batin masyarakat agar senantiasa mendekatkan diri kepada agama. “Kami ingin membentuk generasi muda yang kokoh dalam iman dan tangguh secara mental menghadapi berbagai godaan zaman,” lanjut Marwan.

Suasana Kekeluargaan dan Reflektif. Kajian ini digelar dalam suasana hangat dan kekeluargaan. Diiringi diskusi ringan, sesi tanya jawab, serta makan malam bersama, KRSM terasa akrab dan inklusif. Camilan ringan dan kopi hangat yang disediakan panitia turut menambah keakraban di antara peserta yang datang dari berbagai kalangan usia dan latar belakang.

Baca juga  Pelayanan Kesehatan Tradisonal Bisa Menjadi Opsi Peningkatan Kesehatan dan Pencegahan Penyakit

Kolaborasi Ulama, Masyarakat, dan Pemerintah. Dalam setiap pertemuan, para ulama dihadirkan secara bergiliran untuk mengisi tausiyah. Salah satunya, Ustadz Abi M. Azfar Ar-Rasyid, menekankan pentingnya menjadi Muslim secara total. “Islam tidak bisa dijalani setengah-setengah. Jadilah Muslim full-time,” tegasnya di hadapan para jamaah.

Ganas Annar MUI Grogol juga mendorong kolaborasi antara ulama, tokoh masyarakat, praktisi rehabilitasi, dan pemerintah sebagai kekuatan utama dalam upaya pencegahan narkoba. “Kajian ini kami kemas agar tidak hanya menyentuh aspek keilmuan, tapi juga membangun kesadaran kolektif dan aksi nyata,” jelas Marwan.

Disambut Antusias Pemuda. Tingginya antusiasme generasi muda menjadi bukti keberhasilan KRSM. Salah satu peserta, Naufal Azzam dari Pemuda Grogol, mengaku mendapat banyak manfaat dari kajian ini. “Kajian ini sangat menggugah hati. Dengan suasana akrab dan makan bersama, kami jadi lebih semangat hadir setiap minggu,” tuturnya.

Menjadi Model Dakwah Kekinian KRSM kini dinilai menjadi model dakwah yang membumi dan mampu menjangkau masyarakat secara luas. Format yang hangat namun tetap kuat dalam substansi membuatnya relevan di era modern.

“Dari masjid-masjid, kita ingin lahirkan generasi yang tidak hanya bangga menjadi Muslim, tapi benar-benar menjadikan Islam sebagai pedoman hidup—sebagai Muslim full-time yang cerdas, tangguh, dan bebas dari narkoba,” pungkas Marwan.

Reporter : Aldo

Editor Redaksi Medianews.co.id.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini