CILEGON,- Medianews.co.id,- Menjelang Hari Raya Idul Adha, masyarakat diminta tidak panik menghadapi isu kebutuhan pokok. Kepala Cabang Bulog Serang, Eko Nugroho, memastikan stok beras di wilayah Serang dan Cilegon dalam kondisi aman bahkan mampu bertahan lebih dari tiga bulan ke depan.
Pernyataan itu disampaikan Eko Nugroho kepada awak media usai menghadiri kegiatan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Aula Setda Kota Cilegon.
“Untuk saat ini aman lebih dari tiga bulan. Kami sarankan koperasi maupun perencanaan penjualan tetap mengikuti harga yang sudah ditentukan pemerintah,” tegas Eko Nugroho.
Namun demikian, Bulog mengakui masih menghadapi tantangan pada komoditas minyak goreng. Menurutnya, saat ini produsen tengah fokus memenuhi kebutuhan program bantuan pangan pemerintah yang ditargetkan selesai hingga akhir Mei 2026.
“Kendala kami saat ini untuk minyak memang suplai dari produsen sedang memenuhi kebutuhan bantuan pangan pemerintah. Sambil bertahap mereka juga memproduksi kebutuhan minyak komersial untuk masyarakat umum,” ujarnya.
Eko menjelaskan, Bulog Cabang Serang kini terus bergerak cepat berkoordinasi dengan produsen agar pasokan minyak goreng tetap stabil di pasaran dan tidak memicu gejolak harga menjelang Idul Adha.
“Kalau beras, stok kita sudah sangat cukup.
Tapi untuk minyak, saat ini kami terus berupaya agar stok masuk ke gudang secara bertahap supaya bulan berikutnya tetap stabil,” katanya.
Saat ini, stok minyak goreng yang tersedia di Bulog Cabang Serang mencapai 52.500 liter. Sementara untuk kebutuhan bantuan pangan pemerintah, Bulog memiliki cadangan sebanyak 671.856 liter.
“Untuk umum memang stok kita baru sekitar 35 persen dari kebutuhan suplai bulanan. Tapi kondisi ini tidak mempengaruhi harga. Harusnya tidak mempengaruhi harga,” tegasnya lagi.
Menurut Eko, proses produksi minyak goreng memang membutuhkan waktu karena produsen harus melakukan pengemasan hingga distribusi dari bahan baku crude palm oil (CPO).
“Produsen butuh waktu untuk packing dan produksi. Tapi dengan stok yang kita miliki sekarang, cukup sampai akhir bulan ini,” jelasnya.
Di akhir keterangannya, Bulog Cabang Serang mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying karena pemerintah bersama Bulog terus berupaya menjaga stabilitas pasokan pangan.
“Kami mengimbau masyarakat tidak khawatir dan tidak panik buying. Bulog terus berusaha memenuhi kebutuhan komoditas, terutama beras SPHP dan minyak goreng sesuai penugasan pemerintah,” pungkasnya.















