Menteri PKP Dorong Pembiayaan Mikro Perumahan untuk Lawan Rentenir

15

Serang,- Medianews.co.id,- Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menegaskan, pemerintah terus berupaya membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) agar terhindar dari jeratan rentenir. Salah satunya melalui kolaborasi pembiayaan kredit perumahan dengan skema yang mudah, cepat, dan angsuran terjangkau.

Program tersebut tidak hanya dimanfaatkan untuk renovasi rumah, tetapi juga mendukung modal usaha masyarakat kecil. “Banyak ibu-ibu yang telah memanfaatkan program tersebut untuk merenovasi rumahnya sekaligus membuka usaha di rumah. Inilah bentuk kolaborasi pembiayaan mikro perumahan untuk melawan rentenir,” ujar Maruarar di Perumahan Pondok Banten Indah, Kota Serang, Banten, Selasa (9/9).

Dalam kesempatan itu, Maruarar hadir bersama Direktur Utama PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) Ananta Wiyogo, Direktur Operasional PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Sudar Basuki, dan Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho. Mereka juga berdialog dengan para ibu rumah tangga penerima manfaat pembiayaan mikro perumahan. Sebagian besar mengaku merasa terbantu karena bisa memperoleh pinjaman modal dengan cicilan ringan.

Selain itu, Maruarar turut menyerahkan kunci rumah secara simbolis kepada perwakilan peserta akad massal Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP). Di antaranya adalah seorang guru SMK dan barista yang bekerja di jaringan ritel. Dengan tenor panjang dan cicilan terjangkau, mereka kini memiliki kesempatan untuk menempati rumah subsidi.

Baca juga  Dispora Banten Gelar Kegiatan Bertemakan "Pengembangan Ekosistem Kewirausahaan Pemuda"

“Untuk melawan rentenir tak perlu marah-marah. Kita bisa manfaatkan pembiayaan mikro perumahan yang dilaksanakan oleh PT PNM dan PT SMF. Prosesnya mudah, murah, cepat kok,” kata Maruarar.

Ia juga mengapresiasi perjuangan para ibu rumah tangga dalam meningkatkan ekonomi keluarga sekaligus memperbaiki hunian mereka. Menurutnya, keteguhan para ibu menjadi inspirasi bagi banyak orang.

“Kita harus banyak belajar dari mereka sebagai nasabah bank ultra mikro. Mereka adalah emak-emak yang kuat menghadapi pertarungan hidup, tidak minta-minta, mampu membangun usaha, dan tetap mendidik anak-anaknya,” ujarnya.

 

(Ana/red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini