Perajin Rangka Panjang Mulud Sentra Industri Rumahan Kampung Rancasawah Di Banjiri Orderan

25

Serang,- Medianews.co.id,- Setiap satu tahun sekali tepatnya tanggal 1 Jawa pada bulan Maulid Nabi Muhammad SAW di Banten mengadakan peringatan tradisi panjang mulud.

Dengan adanya peringatan tradisi panjang mulud, membantu masyarakat menghasilkan penghasilan meskipun hanya musiman atau tiap satu tahun sekali. Diantaranya dengan pembuatan rangka panjang, dan pembuatan kelontongan telur.

Ada di salah satu kampung, sebagian masyarakat semua perajin rangka panjang dan kelontongan telur dengan memanfaatkan halaman rumah dijadikan tempat produksi untuk di jual ke pengecer maupun pemesan. Tepatnya di Kampung Rancasawah, Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, Serang, Banten.

Perajin rangka panjang Muslih mengatakan baru bangkit setelah pandemi, pasalnya saat pandemi pemerintah melarang adanya kerumunan dan perayaan. Maka dari itu mulai produksi karena banyaknya permintaan rangka panjang di wilayah Banten.

“Penjualan rangka panjang ini musiman atau hanya satu tahun sekali, jadi sekarang saya dibantu sadara memproduksi rangka panjang untuk memenuhi permintaan pemesan dan pengecer dari wilayah Bojonegara, Cilegon, Kota Serang maupun Kabupaten Serang” kata Muslih saat ditemui di Sentra Industri rumahan di Kampung Rancasawah, Drangong, Taktakan, Serang, Banten, Kamis (6/10/2022).

Baca juga  Tingkatkan Kualitas SDM dan Daya Saing Ekonomi, Wali Kota Helldy Mantapkan 5 Target Prioritas Pembangunan

Menurutnya, ada berbagai macam bentuk rangka panjang diantaranya panjang minang, perahu, masjid, menara gadang, joglo, dan bedug, serta mobil tank. Itu harganya variasi tergantung ukuran dan bentuk.

“Panjang yang banyak diminati, panjang minang karena harganya terjangkau Rp 75ribu, yang lain ada yang Rp 100 ribu tergantung bentuk rangka panjangnya,” terangnya.

Muslih menyebut penjualan rangka meningkat dibanding masa pandemi. Omset penjualan rangka panjang bisa mencapai Rp 1 juta per hari tergantung ramai dan sepi pembeli.

“Ada peningkatan dibanding tahun lalu sekitar 80 persen akibat bertambahnya permintaan rangka panjang, karena hampir semua wilayah mengadakan tardisi riungan atau arak-arakan panjang,” tutupnya.

 

( Ana/red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini