ID Express Cabang Kramatwatu Rumahkan Ratusan Karyawan Secara Sepihak.

1852

SERANG,- Medianews.co.id,- PT. IDexpress Banten Jaya yang bergerak dibidang jasa pengantaran paket tersebut diduga memberhentikan ratusan karyawannya, tanpa adanya kejelasan dari pihak Managemen ID Express.

Seperti yang diutarakan Korlap IDexpress Wilayah Cibeber Kota Cilegon Cahya Kelana, mengatakan hanya dengan berdasarkan surat Internal Memorandom no. 06/002/IDE-BJ/V/2021. pada tanggal 28 Mei 2021, seluruh karyawan PT IDexpress Banten Jaya akan dibebas tugaskan terhitung pada 30 mei 2021.

“Managemen (IDexpress) memutuskan mau tidak mau harus mengosongkan yang ada di Transit Hub (TH)10 di cabang Kramatwatu hari ini juga,” katanya.

Ia juga menyesalkan kepada pihak Managemen IDexpress yang belum membayarkan hak hak karyawannya, Pasalnya IDexpress juga membuka TH baru yang berada diwilayah Kota Cilegon dan sudah merekrut karyawan baru.

“Ngomongnya hari ini, hak kita akan diberikan, ya status kita sudah bukan karyawan lagi, kita sudah di pecat (PHK) secara masal,”

“Kita dipecat secara masal ini kaget, soalnya IDexpress ini kan lag naik daun, lagi pesat pesatnya lagi bagus bagusnya bahkan dicilegon sendiri IDexpress sudah ada namalah,” sesalnya.

Cahya juga mengungkapkan IDexpress Cabang Kramatwatu tersebut, juga sudah mencakup pengiriman paket ke semua area yang berada wilayah di Kota Cilegon.

Baca juga  More and More People Stay Home as Coronavirus Spreads

“Pengiriman paket ini kita sudah mencakup di beberapa wilayah kota Cilegon dari Kecamatan Cibeber, terus Kecamatan Ciwandan, Citangkil, merak, purwakarta, Grogol, dan Kecamatan Kramatwatu bahkan kita juga sampai Anyar dan Mancak,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan, dirinya bersama karyawan akan mengadakan aksi di TH Cabang Cilegon, jika tidak ada karyawan dari X IDexpress Cabang Kramatwatu yang direkrut.

“Kami akan adukan juga pada Disnaker, dan kami akan melakukan aksi di TH Cabang IDexpress Cilegon jika tidak ada penerimaan karyawan dari sini, dan kami meminta untuk perekrutan karyawan baru di isi dari TH kramatwatu 50 sampai 80 persen,” tegasnya.

Saat dikonfirmasi kepihak managemen IDexpress Cabang kramatwatu, Nur kholis selaku superveser tidak bisa memberikan keterangan dikarnakan belum ada mandat dari atasannya.

“Saya ga berani mas, untuk memberikan keterangan, nanti saya konfirmasi dulu ama atasan saya,” ucapnya.

Hingga saat berita diturunkan pihak managemen belum memberikan keteramgan terkait adanya dugaan PHK masal tersebut. (priadz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here