Reno Yanuar : PDI Perjuangan terus berjuang untuk mengedepankan kepentingan rakyat

87

Cilegon,-Medianews.co.id,- DPC PDI P Cilegon Mengikuti Rapat Kerja Cabang (Rakercab) secara Virtual bersama PDI Perjuangan seluruh Indonesia di kantor DPC PDI P Kota Cilegon, Sabtu, 29 Mei 2021.

Menurut Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Cilegon Reno Yanuar mengatakan Rakercab tersebut merupakan agenda tahunan untuk menyatukan Visi dan misi PDI perjuangan se- Indonesia.

“Iyah alhamdulillah, kita hari ini mengadakan Rakercab yang memang rapat cabang ini rapat tahunan yang dilakukan oleh PDI Perjuangan seluruh Indonesia termasuk Kota Cilegon. Dan juga posisinya Rakercab ini kita menyatukan visi misi untuk terus berjuang untuk mengedepankan kepentingan rakyat,” katanya.

Ia menambahkan, PDI Perjuangan Cilegon akan terus mengedepankan kepentingan rakyat, Menurut Reno Yanuar, karena di Cilegon masih banyak hal hal yang perlu dibenahi.Terutama masalah pendidikan dan pengangguran dan juga pelayanan kesehatan tetapi juga infrastruktur di Kota Cilegon ini juga masih banyak kekurangan yang memang posisinya masih banyak jalan jalan yang memang tidak memenuhi standar.

“Karena Kota Cilegon ini saya lihat di pelosok pelosok kampung itu masih banyak jalan jalan yang berlubang, dan juga di Rakercab ini juga kita bahas mengenai masalah banjir, dimana menjadi langganan yah untuk Kota Cilegon setiap tahun dan itu juga menjadi fokus kita untuk bagaimana nanti kita menyampaikan kepada kepanjangan tangan partai yaitu fraksi yang ada di DPRD Kota Cilegon,”

“Untuk bagaimana Fraksi bisa menyampaikan ke eksekutif supaya apa yang diterapkan program program PDI Perjuangan bisa dijalankan oleh eksekutif untuk kepentingan rakyat,” tambahnya.

Ia juga berharap didalam Rakercab kali ini juga bisa mendorong perekonomian kerakyatan, karena UMKM tersebut sangat penting, karena kita di Cilegon ini hanya mengandalkan padat modal sedangkan untuk UMKMnya masih belum maksimal.

Baca juga  Reno Yanuar: Program 100 Hari Kerja Helldy-Sanuji Belum Terealisasi

“Maka dari itu, saya mau ada sinergritanya antara hulu dengan hilir maka padat karya itu perlu lebih dikembangkan lagi di Kota Cilegon. Dan juga ekonomi digital, karena kita ini kan sebetulnya jamannya jaman digital maka dari itu eksekutif harus bisa mempunyai inovasi untuk bagaimana mengajarkan masyarakat Cilegon ini tentang digitalisasi,” harapnya.

Reno Yanuar juga mengungkapkan, ekonomi sekarang ini harus bisa dari digitalisasi. 4.0 ini four point O yang akan kita hadapi dan juga menuju Indonesia emas ditahun 2045, maka dari itu Kota Cilegon itu pintu gerbang barat pulau jawa, dan harus bisa menjadi leader untuk bagaimana kita memberikan contoh bahwa Kota Cilegon ini benar benar bisa merata perekonomiannya.

“Bukan hanya dipusat Kota saja maka dari itu kita punya tema Desa Kuat, Indonesia Maju, dan berdaulat, mengapa kita menamakan desa kuat yah kuat ekonominya, kuat ke-khabinekaannya, karena kita disini sudah jelas bukan melawan Intoleransi dan harus terus mengembangkan Toleransi antar sesama,”

“Karena Cilegon ini tidak boleh ada intelerasi karna toleransi di Kita Cilegon ini harus bener bener kita kembangkan, undang undang, itu harus kita kembangkan, pancasila juga harus kita tanamkan didalam jati diri kita dan dihati kita paling dalam,” ungkapnya.

Rapat tersebut dihadiri kurang lebih 50 peserta Rakercab dari 8 Kecamatan KSB PAC Se-Kota Cilegon, BSPN, Dadiklatcab, dan sayap sayap partai. Dengan menggunakan Protokol Kesehatan. (Galuh/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here