Komisi IV DPR RI, Nuraeni Ajak Masyarakat Cilegon Gemari Makan Ikan

20

Cilegon, Medianews.co.id,- Dalam rangka mendukung program prioritas penanganan stunting, Kementerian Kelautan dan melaksanakan intervensi sensitif melalui program perluasan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN) bersama mitra kerja Komisi IV DPR RI membagikan ikan kepada masyarakat Kota Cilegon yang berlokasi di Komp Pondok Golf Asri Kelurahan Kebon Dalem Kota Cilegon, Sabtu, 24/4/2021.

Acara tersebut dihadiri Anggota DPR RI Hj, Nuraeni bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Banten dan DKPP Kota Cilegon.

Menurut Anggota DPR RI Hj, Nuraeni Program tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya asupan gizi dari ikan untuk mencegah stunting, dan membantu penyerapan pasar produk perikanan UMKM selama pandemi COVID-19.

“Kasus stunting anak usia 0-23 bulan (Baduta) di Provinsi Banten berdasarkan Riskesdas 2018 tercatat 26,6% dan Kota Cilegon mencapai 23,3%. Walaupun kasus stunting diKota Cilegon lebih rendah dibandingkan nasional, upaya penanganan dampak gizi buruk salah satunya melalui kampanye makan ikan perlu terus dilakukan,” ungkap Hj. Nuraeni, S.Sos, M.Si selaku Anggota Komisi IV DPR RI Dapil 2 Banten.

Baca juga  Kelurahan Bagendung Gelar Acara Pembinaan Karang Taruna dan Penyerahan Bibit Pohon ke Masyarakat

Ia menambahkan, dirinya mengajak kepada Walikota Cilegon untuk terus mengkampanyekan makan ikan.

“Dalam kesempatan ini saya mengajak walikota cilegon dan jajaran dinas terkait Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan untuk terus mengkampanyekan makan ikan,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, menurutnya Direktur jenderal penguatan daya saing produk kelautan dan perikanan
Pada kegiatan safari gemarikan di Kota Cilegon menyerahkan 500 paket gemarikan.

“Kami berikan Paket Gemarikan yang berisi ikan segar (bandeng, nila dan bawal) serta materi promosi berupa kaos dan brosur edukasi tentang manfaat makan ikan kepada perwakilan kelompok target nya yaitu ibu hamil, ibu menyusui, anak balita dan remaja putri usia produktif, dan masyarakat rawan gizi lainnya,” Pungkasnya. (Priadz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here