Bangunan Pasar Kranggot Selalu Bocor, Ini Penjelasan UPT Pasar

6

Cilegon,- Medianews.co.id,- Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasar Kranggot tak menampik jika selama ini tidak memiliki anggaran untuk memperbaiki dan merehab atap bangunan pasar yang selalu bocor dan banjir saat turun hujan.

Kepala UPT Pasar Kranggot, Aceng Syafrudin mengungkapkan, selama ini UPT Pasar Kranggot telah mengajukan anggaran pemeliharaan kios pedagang di Blok A, B dan C. Namun, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Cilegon hanya nenyetujui anggaran pemeliharaan gedung kantor dan pemeliharaan alat hydran.

“Kita setiap tahunya mengajukan ke dinas. Tapi, hanya terealiasi anggaran pemeliharan gedung kantor dan alat hydran sebesar Rp 80 juta. Gimana kita mau perbaiki, anggaran kami hanya untuk biaya pemeliharaan kantor dan hydran,” kata Aceng, Selasa (4/1/2022).

Pada 2022, lanjut Aceng, pihaknya akan mengusulkan kembali ke dinas untuk kios pedagang yang bocor dan banjir dapat diperbaiki.

“Kita coba ajukan kembali di triwulan ke II di bulan Januari 2022. Kita perbaiki kios di blok A, B dan C serta perbaikan drainase dengan total pengajuan sebesar Rp 200 juta,” lanjut Aceng seraya menuturkan, di total pedagang di Blok A sebanyak 161 pedagang (pedagang kain dan perhiasan), Blok B sebanyak 161 pedagang (pedagang kain dan perhiasan) dan Blok C sebanyak 200 pedagang (pedagang kain san kelontongan).

Baca juga  Launching Website SP2HP Online, Kapolda Banten : Untuk Memudahkan Layanan Masyarakat

Diberitakan sebelumnya, pedagang di Pasar Kranggot, Kota Cilegon mengeluhkan kios tempat mereka berjualan kerap dilanda banjir. Selain itu, atap bangunan pasar pun bocor sehingga air jatuh ke kios mereka.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here