Ini Tugas Para Tim Ahli DPRD Kota Cilegon Setelah Dibentuk

4

Cilegon,- Medianews.co.id,- Sebanyak 4 (empat) orang dari lapisan professional diangkat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon sebagai Kelompok Pakar/Tim Ahli unsur pimpinan. Pengangakatan kelompok pakar/tenaga ahli tersebut ditetapkan berdasarkan Keputusan Sekretaris DPRD Kota Cilegon Nomor 175/Kep.28-Setwan/2021.

Wakil Ketua Tim Pakar Pimpinan DPRD Cilegon, Sutisna Abbas mengatakan, keempat tim pakar/tenaga ahli diangkat untuk membantu alat kelengkapan DPRD Kota Cilegon dalam melaksanakan tugas dan fungsi. Keempat tim pakar/tenaga ahli itu yakni Irfan Ali Hakim, Nur Irwantoro, Fatahila termasuk dirinya.

Ia menyatakan, tugas masing-masing tim pakar/tenaga ahli berbeda-beda. Seperti dirinya akan membidangi terkait pembangunan dan yang lain terkait bidang lainnya.

“Masing-masing anggota membidangi tugasnya. Untuk saya membidangi masalah pembangunan, Nur Irwantoro membidangi masalah pendidikan, Irfan Ali Hakim membidangi masalah pemerintahan dan Fatahila membidangi masalah keuangan. Tugas kami (tenaga ahli) ini membantu semua pimpinan DPRD (Isro Mi’Raj, Nohroutul Uyun dan Hasbi Sidik) dalam membuat kebijakan publik. Serta memberikan masukan kepada pimpinan DPRD,” kata Sutisna Abbas, Rabu (5/1/2022).

Politisi Partai Golkar ini menjelaskan, pengakatan tenaga ahli DPRD ini telah melalui berbagai tahapan. Mulai tahapan pemberkasan, adminitrasi dan wawancara yang langsung dilakukan oleh unsur pimpinan DPRD dan Sekretaris DPRD Cilegon Bambang Hario Bintan yang digelar pada 30 Desember 2021. Tim mulai efektif bekerja sejak 3 Januari 2022.

Baca juga  Ingin Wujudkan Kota Cerdas, Helldy Instruksikan Sarana dan Prasarana Membaca di Masyarakat

“Jadi pengangkatan kita ini tidak langsung begitu saja. Tapi telah memenuhi kriteria dan kebutuhan yang diinginkan oleh unsur pimpinan. Sebelumnya juga kami telah diusulkan dari masing-masing pimpinan DPRD,” jelasnya.

Dalam waktu dekat, sambungnya, keempat kelompok pakar DPRD ini akan membantu unsur pimpinan dalam merumuskan dan memberi masukan terkait rencana pembuatan Peraturan Daerah (Perda) Pondok Pesantren.

“Jadi kami diminta untuk mencari fakta-fakta dan informasi tentang Prolegda Pondok Pesanatren. Jadi, hasil fakta dan informasi yang kami terima ini akan dimasukan ke dalam Rapeda sehingga bisa kami titipkan kepada tim naskah akademik untuk bisa dimasukan ke pimpinan,” bebernya.

Sementara, Wakil Ketua DPRD Cilegon Nohroutul Uyun menuturkan, pengangkatan kelompok pakar/tim ahli unsur pimpinan DPRD ini diatur dalam Tata Tertib (Tatib) DPRD pasal 77 ayat (1) dalam rangka membantu dan melaksanakan tugas dan wewenang DPRD.

“Untuk jelasnya besok ya. Biar Pak Ketua (Isro) yang menjelaskan. Maaf, saya masih zoom meeting,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here