Menteri PKP Ajak Anak Muda Jadi Pengembang Perumahan

18

Serang,- Medianews.co.id,- Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mendorong anak muda Indonesia bercita-cita menjadi pengembang perumahan. Menurutnya, profesi tersebut bukan hanya memberi peluang usaha, tetapi juga bermanfaat bagi masyarakat dengan menyediakan rumah layak huni, termasuk rumah subsidi.

“Saya berharap ke depan akan lebih banyak anak muda yang bercita-cita menjadi pengembang yang memiliki hati dan profesional untuk membantu rakyat memiliki rumah subsidi,” ujar Maruarar saat meninjau Perumahan Pondok Banten Indah, Kota Serang, Selasa (9/9).

Dalam kunjungan itu, Maruarar meninjau langsung rumah tipe 30/60 yang dibangun pengembang muda, Wawan, mantan pengemudi ojek daring. Menurutnya, kisah Wawan menjadi bukti nyata bahwa dengan kerja keras dan dukungan pemerintah, anak muda bisa sukses di sektor perumahan.

Maruarar menilai kualitas rumah subsidi yang dibangun PT Kawah Anugrah Properti di Kota Serang sudah baik. Selain memberi hunian bagi masyarakat, pembangunan rumah juga membuka lapangan kerja. “Jika satu rumah subsidi dikerjakan minimal lima pekerja, maka dengan target 350.000 unit rumah tahun ini akan tercipta sekitar 1,65 juta lapangan kerja baru,” ujarnya.

Baca juga  BNNP Banten Musnahkan Barang Bukti Narkotika Sebanyak 1987,2 gram

Ia juga menekankan pentingnya program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan sebagai tonggak baru kebijakan perumahan nasional. Program ini memungkinkan masyarakat mengakses pembiayaan murah untuk renovasi rumah, termasuk untuk usaha kecil. “Ini belum pernah ada. Sekarang developer, kontraktor, hingga toko bangunan masuk skema UMKM dengan subsidi bunga,” kata Maruarar.

Selain KUR, pemerintah memberikan insentif berupa pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). “Kalau biasanya karpet merah buat investor, Presiden Prabowo minta kami membuat karpet merah untuk rakyat,” tambahnya.

Tahun ini, pemerintah menargetkan pembangunan 390.000 rumah subsidi terbesar sepanjang sejarah serta renovasi 44.000 rumah melalui APBN dan dukungan swasta. Maruarar berharap langkah tersebut dapat mengurangi backlog perumahan sekaligus mendorong anak muda terjun sebagai pengembang profesional.

Direktur PT Kawah Anugrah Properti, Muhammad Ridwan, menyambut baik program 3 Juta Rumah yang menjadi prioritas Presiden Prabowo. “Harga rumah subsidi yang kami bangun Rp166 juta dengan desain berkualitas. Kami siap mendukung penuh program pemerintah,” ujarnya.

(Ana/red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini