Barang Bukti Sabu Seberat 500, 299 gram, Di Musnahkan BNNP Banten

6

Serang,- Medianews.co.id,- Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Banten musnahkan barang bukti narkotika sabu seberat 500, 299 gram. Pemusnahkan dilakukan dengan cara direbus dan air rebusan sabu dikubur dalam tanah.

Sebelum dilakukan pemusnahan, sabu diuji laboratorium oleh Biddokes Polda Banten, untuk membuktikan narkotika terbukti sabu. Pemusnahan di lakukan di Kantor BNNP Banten, Jumat (15/10/2021).

Kepala BNNP Banten Brigjen pol Hendri Marpaung mengatakan barang bukti Narkotika jenis Shabu disembunyikan di dalam sandal pada bagian telapak kaki. Ini tergolong modus baru.

Dari tersangka, kata Hendri, disita barang bukti sabu seberat 500 ,299 gram yang dikemas dalam dua paket. Pada satu pasang sandal merk GATS hitam terdapat dua paket sabu yang dibungkus plastik warna bening. Untuk mengeluarkan paket sabu tersebut, petugas harus membongkarnya dengan gunting dan pisau.

“Sepintas sandal berisi sabu itu seperti alas kaki biasa. Setelah dibongkar baru ketahuan ada sabunya. Ada satu pasang sandal berisi sabu yang kita sita,” ujar dia.

Baca juga  DPD PJBN Kota Cilegon Turun ke Jalan Berbagi Takjil dan Santunan

Awalnya petugas menangkap tersangka S saat tiba dari Medan di Bandara Terminal Soekarno Hatta. “Penangkapan dilakukan pada 13 September 2021 pukul 12.15 WIB pada saat menerima informasi akan ada orang yang akan membawa barang narkotika jenis sabu dari Sumatra menuju Tangerang,” terangnya.

Hendri menyebut, tersangka berasal dari Sumatera Utara bandara Kualanamu dengan menbawa sabu ke Bandara Soeta.

“Dari hasil interogasi sabu berasal dari Aceh tapi ini akan di dikirim ke Banten dan tersangka menerima upah sebesar 10 juta,” terangnya.

Maka dari itu, tersangka dikenakan pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Dari barang bukti narkotika jenis Sabu dengan berat 500,299 gram, dapat menyelamatkan 2000 orang generasi penerus bangsa,” tuturnya.

 

Pewarta : Anna

Editor : priadz

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here