Wali Kota Serang Tinjau Langsung PPDB di SMP Negeri 1 Kota Serang

31

Serang,- Medianews.co.id,- Wali Kota Serang Syafrudin meninjau langsung pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMP Negeri 1 Kota Serang diakhir penerimaan.

“Sengaja hari terakhir, kami ingin melihat secara langsung jumlah pendaftar, kemudian kuotanya berapa, yang harus diterima berapa,” ungkap Walikota Syafrudin saat meninjau PPDB di SMPN 1 Kota Serang, Banten, Rabu (24/6/2021).

Kata dia, saat ini pelaksanaan yang ada di SMP ini ada empat jalur. Yakni, jalur prestasi yang disiapkan sebanyak 4 persen, apirmasi sebanyak 15 persen, perpindahan dari luar kota 5 persen dan  zonasi 65 persen dari jumlah yang diterima 288 orang siswa dari jumlah pendaftar sudah 707 orang siswa.

“Sisa dari pendaftaran yang membeludak ini, akan dialihkan ke sekolah yang lain sesuai zonasi,” katanya.

Sedangkan untuk sistem, lanjut Syafrudin, tidak ada yang bermasalah. “Alhamdulilah di Kota Serang berjalan lancar, tidak ada masalah sistem,” jelasnya.

Sedangkan untuk sekolah swasta, kata dia, dirinya menghimbau kepada kepala Sekolah Negeri agar menerima siswa sesuai kuota. Kalau lebih dari kuota, ini sama saja mematikan sekolah swasta. “Kalau siswa diterima disekolah negeri semua, sekolah swasta nanti mati. Makannya saya kesini dengan menegaskan ke kepala sekolah penuhi kuota tapi jika melebihi kuota jangan diterima,” katanya.

Baca juga  Kegiatan Pra TMMD ke 112 Kodim 0623/Cilegon Sudah Mulai Dirasakan Warga Sekitar

Ditempat sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdinbud) Kota Serang, Wasis Dewanto menyampaikan, pelaksanaan PPDB ini tidak menemukan masalah sistem yang bermasalah, karena pihaknya sudah melaksanakan kerjasama dengan PT Teklom. “Pada Bandwidth nya kita kerjasama dengan PT Telkom karena mereka sudah terpercaya menguasai itu, hanya kendala ada orang tua tidak menguasai teknologi. Makannya disemua sekolah membuka Hardest, bahkan pusatnya di Kantornya,” katanya. (An/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here