Chandra Asri dan Jurnalis Banten Berkomitmen pada Hari Mangrove Sedunia dengan Penanaman Ribuan Bibit Mangrove

35

Pandeglang,- Medianews.co.id,- Chandra Asri bersama Jurnalis Banten melaksanakan penanaman pohon mangrove dalam rangka Hari Mangrove Sedunia yang jatuh pada tanggal 26 Juni 2023. Kegiatan dilaksanakan di Wisata Mangrove Patikang Lestari di Kampung Citeureup, Panimbang, Banten, Rabu (26/7/2023).

Corporate Communications General Manager Chandra Asri Chrysanthi Tarigan mengatakan penanaman pohon mangrove ini upaya mendukung dekarbonisasi dengan memaksimalkan blue carbon atau karbon yang diserap, disimpan, dan dilepaskan menjadi cadangan oleh ekosistem pesisir dan laut.

Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan perhatian bersama antara PT. Candra Asri, Jurnalis Banten, serta Pemerintah Desa. Ini dalam rangka menjaga konservasi tanaman mangrove.

“Antusiasme dan partisipasi jurnalis di Banten yang telah turut serta dalam upaya Perseroan merawat lingkungan terutama pesisir,” kata Santhi

Shanti menyebut, penanaman mangrove sebagai bentuk kepedulian terhadap ekosistem mangrove yang dipercaya menjadi benteng alami bagi daerah pesisir. Selain menjadi tempat wisata yang berwawasan lingkungan, Kawasan
Mangrove Patikang Lestari yang dibina oleh Chandra Asri juga menjadi lokasi penelitian dan daerah konservasi mangrove.

Baca juga  Mantan Wagub Banten Minta KT Kawal Program BPJS Gratis Rp200 M

“Tempat wisata ini diharapkan dapat memberikan edukasi kepada pengunjung mengenai manfaat dan pentingnya mangrove bagi pelestarian lingkungan,” harap Shanti.

Selain itu, Kawasan Edu-Ekowisata Mangrove Patikang Lestari masuk dalam daerah penyangga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung. Melalui berbagai pengembangan,kawasan ini diharapkan menjadi target Desa Wisata Kementerian Pariwisata.

Perseroan bekerja sama dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Putri Gundul Kampung Patikang dalam mengembangkan dan melestarikan kawasan sebagai lokasi penelitian, konservasi mangrove, maupun area wisata. Perseroan juga mendorong adanya lahan yang terpisah untuk area khusus konservasi dan area untuk wisata, dimana sebanyak 300 bibit telah ditanam di area konservasi.

(Ana/red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini