PT IDExpress Lakukan Mediasi, FPPBC Tuntut Karyawan Dipekerjakan Lagi

212

SERANG,- Medianews.co.id,- Managemen pusat PT IDExpress melakukan mediasi bersama karyawan IDExpress Transit Hub (TH)10 Cabang Kramatwatu, Kabupaten Serang, Jumat, 4/6/2021.

Mediasi yang dilakukan tersebut diduga buntut dari surat Internal Memorandum no. 06/002/IDE-BJ/V/2021. pada tanggal 28 Mei 2021, seluruh karyawan PT IDexpress Banten Jaya akan dibebas tugaskan terhitung pada 30 mei 2021.

Kuasa hukum Managemen Pusat PT IDExpress Beni Hutagalung mengatakan, dirinya melakukan mediasi guna mengetahui secara detail permasalahan yang ada di Transit Hub IDExpress Cabang Kramatwatu dan menampung aspirasi para karyawan.

“Setelah kita melakukan pertemuan, kita melaksanakan mediasi antara pekerja tersebut, keluhan – keluhan yang di sampaikan, kita mengetahui apa yang menjadi permasalahan fakta fakta di lapangan,” ujarnya.

“Artinya untuk pertemuan ini, kita akan sampaikan ke managemen dulu, terkait masalah suara suara dari pekerja tadi untuk dapat di evaluasai dan akhirnya mungkin akan mendapatkan sebuah keputusan yang sesuai dengan harapan para pekerja,” katanya.

Pihak managemen PT IDExpress akan melakukan pertemuan kembali dengan para pekerja, setelah ada hasil keputusan rapat dengan managemen pusat.

“Itu pasti, kita akan jadwalkan kembali, setelah ada kesimpulan nanti akan ada pertemuan, mungkin hanya perwakilan saja,” tambahnya.

Ia memastikan tututan dari para karyawan PT IDExpress Cabang Kramatwatu tersebut akan dipenuhi karena karyawan IDExpress Cabang Kramatwatu dinilai sudah mempunyai keahlian dibidang Jasa pelayanan.

Baca juga  Polres Cilegon bersama FWC Berikan Bantuan Pada Anak Penderita Gizi Buruk  

“Pasti dimaksimalkan, karena mereka sudah bekerja dengan keahlian masing masing, artinya sangat membantu ya kepada perusahaan, ketika mereka di pekerjakan kembali, tidak perlu lagi secara khusus, artinya mereka bekerja sesuai tupoksinya,” ucapnya.

Ditempat yang sama, Safrudin selaku Ketua Federasi Pejuang Pekerja Baja Cilegon (FPPBC) sebagai pendamping para pekerja IDExpress mengatakan, pertemuan antara karyawan dengan perusahaan ekspedisi pengantar barang memang di harapkan untuk bisa di pekerjakan kembali karena hasil dari pada audiensi ini sudah jelas benang kusutnya yaitu persoalaan birokrasi atau manajemen dari pada perusahaan Lazada atau pun perusahaan Shope. Maka, lanjut dia, pihaknya sebagai pimpinan dari federasi pekerja menuntut kepada perusahaan ekspedisi pengiriman barang untuk bisa kembali kerja seperti semula tanpa ada terkecuali.

“Tentu langkah-langkah nya sesuai aturan undang undang ketenagakerjaan bila mana tuntutan kami tidak direkrut artinya tidak direalisasi kami akan mengirim surat kepada perusahaan untuk ditindak lanjuti apabila itu juga tidak di tindakkan maka kami langsung ke dinas tenaga kerja agar di tindak lanjuti karena persoalan ini adalah perselisihan tentang ketenagakerjaan termasuk tentang pengupahan juga,” terangnya. (Priadz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here