Pegawai Oprator Vaksinasi Keluhkan Gaji Yang Tidak Sesuai Saat Prekrutan

75

Serang,- Medianews.co.id,-  Tenaga kesehatan Provinsi Banten dalam program Vaksinasi non PNS mengeluhkan gaji yang diterimanya. Saat perekrutan dijanjikan Dinkes Banten Rp4 juta, sementara saat menandatangani SK gaji setelah beberapa kali melakukan tugas tertera Rp2,5 juta.

Selain itu, mereka juga tidak mendapat fasilitas kendaraan untuk menuju lokasi vaksinasi.

“Saya rumah berangkat dari rumah jam 4 subuh karena jam 8 harus sudah dilokasi vaksin di tangerang. Harus Bawa motor sendiri karena tidak ada mobilitas antar – jemput,”kata salah seorang tenaga operator komputer vaksinasi yang tak mau disebutkan namanya, Jumat (10/9/2021).

Sebagian dari kita sebagai tenaga operator ,lanjut dia ,merasa kecewa dengan penggajian oleh Dinkes Banten karna tidak sesuai dengan penggajian yang diiming-imingkan oleh Pemprov Banten.

“Setelah beberapa kali pelaksanaan, baru tandatangan kontrak. Ternyata di SK digaji Rp2,5 juta .Tenaga operator vaksin. Waktu rekruitmen dijanjikan digaji sekitr Rp4 juta dan akan mendapat biaya operasional juga,” jelasnya.

Dia menyayangkan, kasian tenaga oeprator yang dari Serang, dan Banten Selatan, tak ada fasilitas jemputan atau mobilitas dari Pemprov, serta bawa laptop sendiri.

Baca juga  MK Tetapkan Sidang Uji Materi UU Pers Rabu Pekan Depan

“Pada bawa motor masing-masing, menuju lokasi vaksin di Tangerang,”tukas dia.

 

Pewarta : Anna

Editor : Priadz

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here